Skip to main content

Learn, Start, Grow

Istilah-istilah pada Sistem Operasi Linux

Bagi kita yang baru belajar Sistem Operasi Linux (Linux) ada istilah-istilah yang tidak kita ketahui. Istiliah-istilah ini sangat penting untuk mempelajari Linux, karena banyak perintah yang dijalankan dengan menggunakan Command Line Interface (CLI). Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa saat ini sudah banyak pengembang yang memudahkan pengguna baru dengan Graphical User Interface (GUI).

Penggunaan GUI ini akan memudahkan pengguna baru yang sudah terbiasa dengan Sistem Operasi Windows (Windows). Sehingga perlahan memudahkan bagi siapa saja yang ingin bermigrasi ke Linux.

Baca juga : Sejarah Linux

Baik, berikut beberapa istilah yang ada pada Linux, tidak menutup juga ada beberapa istilah yang sama dengan Windows.

GNU

GNU (diucapkan /ɡəˈnuː/, atau di beberapa negara /ˈnjuː/) adalah suatu sistem operasi komputer yang sepenuh di dalamnya terdiri dari perangkat lunak bebas. Namanya merupakan akronim berulang untuk GNU’s Not UNIX (GNU bukanlah UNIX); nama itu dipilih karena rancangannya mirip dengan Unix, akan tetapi berbeda dari UNIX itu sendiri, GNU tidak mengandung kode-kode UNIX.

Open Source

Open source istilah awalnya disebut dengan perangkat lunak sumber terbuka (Open Source Software/OSS) yaitu kode yang dirancang agar dapat diakses oleh publik. Siapa pun dapat melihat, memodifikasi, dan mendistribusikan kembali kode tersebut sesuai dengan tujuan pengembangannya.

Perangkat lunak open source dikembangkan dengan cara yang terdesentralisasi dan kolaboratif, bergantung pada peer review dan produksi komunitas. Perangkat lunak open source seringkali lebih murah, lebih fleksibel, dan memiliki umur panjang lebih dari rekan-rekan yang berpemilik karena dikembangkan oleh komunitas daripada hanya satu penulis atau perusahaan.

Linux Distribution

Linux Distribution (Distribusi Linux) atau sering disebut Distro. Karena linux bersifat opensource sehingga setiap orang atau kelompok dapat memodifikasi, mengembangkan dan menyebarkan ulang hasil karyanya sesuai tujuannya. Hasil dari pengembangan ini yang disebut dengan Linux distribution (Distro).

Ada banyak distro yang tersebar baik yang masih exist di internet atau hanya digunakan oleh perusahaan, kelompok dalam sekala kecil atau individu misalnya distro linux untuk membangun Server, Wireless Module, Smart Car, Mesin-mesin industri dan lain sebagainya.

Boot Loader

Boot loader adalah program yang bertanggung jawab untuk memuat kernel Linux dengan parameter kernel opsional dan disk RAM awal Linux, yang dikenal sebagai initrd.

Boot loader dimuat oleh BIOS atau UEFI setelah POST (Power-On Self-Test) yang berhasil, yang merupakan proses swa-uji yang dilakukan secara cepat setelah komputer atau perangkat elektronik digital lainnya dinyalakan.

Pada komputer lama dengan BIOS (Basic Input / Output System), boot loader berada di MBR (Master Boot Record), yang menempati 512 byte pertama pada disk, tetapi komputer yang lebih baru dengan UEFI (Unified Extensible Firmware Interface) menyimpannya di partisi khusus yang disebut Partisi Sistem EFI.

Boot Loader di Linux menggunakan GRUB /LILO sedangkan Windows menggunakan windows boot manager.

Kernel

Kernel Linux adalah komponen utama dari sistem operasi Linux (OS) dan merupakan antarmuka inti antara perangkat keras komputer dan prosesnya. Kernel mengelola sumber daya seefisien mungkin.

Kernel dinamakan demikian karena berada di dalam OS dan mengontrol semua fungsi utama perangkat keras, apakah itu PC, laptop, server, atau komputer jenis apa pun lainnya.

Sumber :
_____. About the GNU Operating System. www.gnu.org. diakses 26 Mei 2020
_____. What is open source?. www.redhat.com. diakses 26 Mei 2020
Morelo, David. What Is a Boot Loader?. linuxhint.com. diakses 26 Mei 2020
_____. 101 Istilah Penting Linux Yang Harus Kamu Ketahui. www.tembolok.id. diakses 26 Mei 2020

Leave a Reply